Belakangan ini video-video intim dengan pemeran yang disinyalir mirip Luna Maya, Ariel dan Cut Tari menyerap perhatian sebagian besar perhatian masyarakat Indonesia. Peredaran video tersebut  berlangsung cepat bak pembiakan bakteria di tempat lembab, cepat dan hampir mustahil untuk di hentikan dengan segera. Dari smartphone yang satu ke handphone yang lain, melalui server kantor, cd murahan yang dijual di pinggir jalan ataupun USB drives yang berpindah tangan.

Bila Steve Job, CEO Apple Inc, berada di Indonesia pastinya dia berharap produk-produk larisnya, seperti Iphone ataupun Ipad, tidak digunakan untuk kegiatan tersebut. Meskipun Steve Jobs tak mungkin berdiri dan mengawasi di balik punggung setiap pengguna produknya (walau mungkin banyak yang berharap demikian), ia telah menemukan cara untuk membatasi pornografi beredar melalui produknya. Baru-baru ini Steve Jobs menyatakan bahwa seluruh produk Apple tidak akan dapat mengakses website-website yang berhubungan dengan pornografi. Suatu keputusan yang berani mengingat betapa besar bisnis pornografi dan uang yang berputar didalamnya. Steve Jobs beberapa kali mengingatkan dampak negatif pornografi pada anak anak di dalam penjelasannya atas pendiriannya tersebut dan menyatakan siap kehilangan pengguna produk Apple yang tidak dapat melepaskan kebutuhannya mengakses pornografi. Pilih Apple atau Pornografi!

Salah satu sumber berkaitan dalam bahasa Indonesia dapat dibaca dari:

http://www.jawaban.com/index.php/news/detail/id/91/news/100610092817/limit/0/

Sumber berita dalam bahasa Inggris dapat di baca dari:

http://marcestes.com/2010/06/08/steve-jobs-takes-a-stand-amen/

Dan semoga dengan ini buah apel akan semakin jarang digunakan sebagai simbol buah penggoda Hawa di taman Eden.  ;-)