Dari waktu ke waktu, Tuhan memanggil orang muda untuk bergerak membawa pembaharuan. Lihat saja Yosua yang membawa bangsa Israel masuk ke tanah perjanjian. Atau Samuel yang mendengar Tuhan memanggil namanya. Atau Gideon yang dipilih untuk memimpin 300 umat Allah menghancurkan ribuan pasukan musuh. Atau bayangkan Daud yang paling muda di antara saudaranya, namun justru dipilih Tuhan untuk mengalahkan raksasa Goliath.
Hari ini ada raksasa lain yang berdiri besar di hadapan sebuah generasi yang sedang memasuki ambang hari esok. Raksasa ini adalah sex lies, atau kebohongan seksual! Kebohongan ini merasuki jutaan penduduk dunia lewat pengertian yang salah tentang artinya menjadi cowok, menjadi cewek, dan bagaimana membangun relasi yang sehat di antara mereka.
Akibatnya, kecanduan pornografi dan masturbasi jadi kebiasaan normal di kalangan remaja. Jutaan dollar dihabiskan untuk industri pornografi, hubungan seks di luar nikah semakin menggila, dan tingkat perceraianpun meningkat terus.
Lebih menyedihkan lagi adalah kenyataan para pelakunya yang nggak menyadari bahwa sex lies melumpuhkan kemampuan mereka untuk mencintai. Pacaran dan hubungan seks bukan menjadi ungkapan cinta yang sejati lagi, tapi sekedar sarana pemuas napsu belaka. Sikap ini lalu terbawa ke dalam pernikahan, dan perlahan-lahan menghancurkannya. Atau jangan-jangan para pelakunya nggak keburu menikah karena virus HIV lebih cepat menggerogoti tubuh mereka. Mau dibawa ke mana dunia ini kalau generasi mudanya kayak gini?
But this is not the end of the story.
Orang muda bukan perusak generasi ini!
Orang muda justru solusinya terhadap tantangan yang ada hari ini.
Kenapa? Karena kalau orang muda memahami benar apa yang sesungguhnya memuaskan hati mereka dan membuat hidup mereka berarti, bukan hanya mereka akan meninggalkan sex lies dan berjuang untuk hidup yang baru dalam kemurnian seksual (chastity), tapi juga mereka akan mewartakan kebenaran ini sehingga wajah generasi ini menjadi baru!
Waktu orang-orang muda berubah, gerak duniapun berubah – because young people today determine the direction of the world today and tomorrow!
Seperti gelap selalu lenyap apabila terang datang, demikian juga kebohongan selalu kalah apabila kebenaran datang. Ini janji Tuhan, dan ini jaminan bahwa chastity atau kemurnian seksual pada akhirnya pasti menang. Seperti Daud menumbangkan raksasa Goliath dengan sebuah batu, demikian orang muda akan menumbangkan kebohongan seks dengan true love yang dari Tuhan.
Nggak heran kalau Paulus berpesan pada Timotius “Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu dan dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu” (1 Tim 4:12).
Mungkin Paulus juga tahu, bahwa orang-orang muda seperti Timotius inilah solusi yang akan menumbangkan raksasa-raksasa jaman kita. Atau orang-orang muda seperti Maria, yang rahimnya dipilih Allah menjadi Ruang Maha Kudus bagi sumber keselamatan bangsa-bangsa.
Young people are not the problem, they are indeed the solution











